Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Sepotong cerita dikepala

Aku bingung... Bagaimana menuangkan pikiranku pada kertas yang berada di atas meja kuliahku Sebuah bolpoin telah ku genggam Dan ingin sekali rasanya jari ini menggerakannya untuk sedikit mencoretkan goresan kata Tapi... Entah apa yang harus ku tulis Rasanya aku ingin gambarkan sesuatu Namun... Aku berfikir Aku rasa tulisan tak mampu mendeskripsikan yang kurasakan atau pun menggambarkan seperti apa dirimu...

Tak Cukup Berani

Aku tak mau rindu padamu Aku benci mengingat mu Dan aku enggan melihatmu Namun hati, pikiran, dan mata berucap, Tak bisa.. Apa harus rasa itu ada? Apa mungkin ingatan itu datang? Dan benarkah mata ini dapat bicara? Semua berkata ya.. Jika aku tak bisa menolak Lalu semua berkata ya Lantas aku harus apa? Aku tak punya nyali kepadamu... Tak mungkin aku abaikan itu Dosa bila ku menolak dan dosa bila ku murka Karna ku anggap itu semua adalah niscaya yang Tuhan berikan Aku pun meminta saat niscaya itu tiba, Tuhan, izinkan aku mengucap Rindu padanya Berikan aku kekuatan untuk menggerakkan lidah dan mataku demi untuk bersyukur atas nikmatMu

Sapu Tangan

Kau begitu lembut bila ku sentuh Kau begitu halus saat ku raba Ku rasa kau diciptakan dengan ketulusan juga keikhlasan untuk menemani orang-orang dalam kesedihan Air jernih yang jatuh pun dengan cepat kau serap hingga tak ada tetesan yang tersisa Sampai aku pun marah merasa tak rela bila ada bercak kotoran yang menempel padamu Bahkan terlalu takut kau ternodai Kemana pun ku pergi kau selalu ku genggam Tak boleh seorang pun merebut atau pun memilikimu Engkau, yang selalu ada dalam genggam, tak terlepas dari perhatian, dan ku jaga dengan sungguh