Angkat Senjata
Aku seperti menembus dimensi ruang dan waktu Hingga tiba dititik, dimana aku merasakan sensasi peperangan yang mengajarkan aku bagaimana cara bertahan lalu menyerang Sebagai prajurit, aku memegang senjata yang tidak begitu canggih Aku hanya memegang sebuah pistol dengan ukuran jarak tembak yang tak jauh Tentu berbanding terbalik dengan lawan yang ku hadapi Tapi aku tak risau akan hal itu, meski harus berlumuran darah, tetap aku hadapi Baru tiba aku di medan tempur, genjatan senjata sudah langsung dimulai Dengan raut wajah garang, seakan singa yang sedang kelaparan ditengah hutan Menatapku tajam seraya maju perlahan, tampak akan menyerangku secara membabibuta Diriku bak daging segar yang siap santap, habislah aku menjadi bulan bulanan Material peluru berhamburan Dentuman pun begitu keras terdengar Segala penjuru sangat siap menghabisiku Aku hanya terpaku merunduk berhati-hati agar aku tidak mati sia sia dalam perjuanganku Aku terdiam bukan berarti aku takut Melainkan b...