Awal
Aku seperti kembali berseragam
Layaknya memasuki awal semester
Aku melihat sebuah bangunan yang indah, teduh, sejuk
Mampu tenangkan hati
Hingga akhirnya menarik aku untuk mengenyam pendidikkan di dalamnya
Permulaan, aku coba mencari tahu apa saja yang dimiliki sekolah ini
Mulai dari bangunannya, lalu bagaimana isinya
Hanya sepintas, responku sigap
Lantas aku mendaftarkan diri sebagai salah satu siswa yang ingin belajar di sekolah ini
Seperti anak sekolah pada umumnya
Tentu harus sabar pula ku menunggu bagaimana hasil dari pendaftaranku
Dalam menunggu hasil, bak sedang mengunyah rujak, rasanya campur aduk
Hanya saja, coba ku tenangkan hati dan pikiran ini seraya bermunajat agar do'aku didengar serta kemauanku terkabul
Barang satu pekan berlalu
Tiba dimana aku harus siap dengan segala hasil
Aku tak menduga akan seperti ini jadinya
Aku harus rela menitihkan airmata dihari yang aku tunggu
Namaku tak tertera dalam goresan tinta di kertas
Melainkan terucap melalui mulut sang pengumum
Luapan emosi yang meledak ledak
Aku berteriak keras ingin orang tahu kalau aku berhasil menggapai apa yang ku mau
Dengan decak kagum, aku banggakan diriku dari hasil yang ku terima
Pesanku untukku, galihlah ilmu sedalam yang kau bisa, jangan berhenti selama jantung masih berdetak, dan selama nafas masih berhembus
Layaknya memasuki awal semester
Aku melihat sebuah bangunan yang indah, teduh, sejuk
Mampu tenangkan hati
Hingga akhirnya menarik aku untuk mengenyam pendidikkan di dalamnya
Permulaan, aku coba mencari tahu apa saja yang dimiliki sekolah ini
Mulai dari bangunannya, lalu bagaimana isinya
Hanya sepintas, responku sigap
Lantas aku mendaftarkan diri sebagai salah satu siswa yang ingin belajar di sekolah ini
Seperti anak sekolah pada umumnya
Tentu harus sabar pula ku menunggu bagaimana hasil dari pendaftaranku
Dalam menunggu hasil, bak sedang mengunyah rujak, rasanya campur aduk
Hanya saja, coba ku tenangkan hati dan pikiran ini seraya bermunajat agar do'aku didengar serta kemauanku terkabul
Barang satu pekan berlalu
Tiba dimana aku harus siap dengan segala hasil
Aku tak menduga akan seperti ini jadinya
Aku harus rela menitihkan airmata dihari yang aku tunggu
Namaku tak tertera dalam goresan tinta di kertas
Melainkan terucap melalui mulut sang pengumum
Luapan emosi yang meledak ledak
Aku berteriak keras ingin orang tahu kalau aku berhasil menggapai apa yang ku mau
Dengan decak kagum, aku banggakan diriku dari hasil yang ku terima
Pesanku untukku, galihlah ilmu sedalam yang kau bisa, jangan berhenti selama jantung masih berdetak, dan selama nafas masih berhembus
Komentar
Posting Komentar