Bukan Salah Keadaan
Malam itu mereka bertemu
Bertatapan, lalu saling berjabat tangan
Memberi tanda sebuah perkenalan
Dan memulai cerita perjalanan
Angin yang bertiup kencang
Membuat daun saling bertebaran
Begitu pula bulan, yang kian redup
Tertutup awan, tanda hujan kan datang
Jarum jam tak henti berputar
Mengiringi panjangnya percakapan
Berbicara dengan banyak kata
Sampai mengundang berbagai makna
Suasana kian sepi, sampai akhirnya mereka merasa tinggal sendiri
Petugas kedai menghampiri, memberi informasi toko tutup sebentar lagi
Tak mungkin melawan waktu, mereka memutuskan untuk tidak saling mengganggu
Awal berfikir ini adalah gerbang indahnya cerita
Namun apa mau dikata, itu sekedar hayalan semata
Alih alih menyalahkan keadaan
Padahal memang jelas tidak di inginkan
Lalu semua semakin kuat
Setelah kebohongan perlahan terkuak
Bertatapan, lalu saling berjabat tangan
Memberi tanda sebuah perkenalan
Dan memulai cerita perjalanan
Angin yang bertiup kencang
Membuat daun saling bertebaran
Begitu pula bulan, yang kian redup
Tertutup awan, tanda hujan kan datang
Jarum jam tak henti berputar
Mengiringi panjangnya percakapan
Berbicara dengan banyak kata
Sampai mengundang berbagai makna
Suasana kian sepi, sampai akhirnya mereka merasa tinggal sendiri
Petugas kedai menghampiri, memberi informasi toko tutup sebentar lagi
Tak mungkin melawan waktu, mereka memutuskan untuk tidak saling mengganggu
Awal berfikir ini adalah gerbang indahnya cerita
Namun apa mau dikata, itu sekedar hayalan semata
Alih alih menyalahkan keadaan
Padahal memang jelas tidak di inginkan
Lalu semua semakin kuat
Setelah kebohongan perlahan terkuak
Komentar
Posting Komentar