Nuansa Nelangsa
Hampir tiap sore kau duduk dibelakangku
Berkeliling menikmati hiruk pikuk kota
Melihat bagaimana matahari menyelesaikan tugasnya
Sambil menyambut bulan yang mulai memancarkan sinarnya
Gemerlap lampu jalan menjadi teman
Mengiringi perjalanan, entah kemana arah tujuan
Tak peduli dengan waktu
Hingga rasa lapar mulai menganggu
Selalu ada canda yang melahirkan tawa
Membuat riang suasana seolah diberi nada
Namun kala itu bukanlah kini
Hanya sekedar cerita dulu
Yang ternilai indah di masalalu
Berkeliling menikmati hiruk pikuk kota
Melihat bagaimana matahari menyelesaikan tugasnya
Sambil menyambut bulan yang mulai memancarkan sinarnya
Gemerlap lampu jalan menjadi teman
Mengiringi perjalanan, entah kemana arah tujuan
Tak peduli dengan waktu
Hingga rasa lapar mulai menganggu
Selalu ada canda yang melahirkan tawa
Membuat riang suasana seolah diberi nada
Namun kala itu bukanlah kini
Hanya sekedar cerita dulu
Yang ternilai indah di masalalu
Komentar
Posting Komentar